Skip to main content

Lab 82 Load Balancing

Lab 82 Load Balancing

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada lab kali ini kita akan membahas tentang load balancing. Pada lab kali ini kita akan mencoba untuk memaksimalkan penggunaan link jika menggunakan fail over kita hanya bisa menggunakan satu link saja dan satu link lagi untuk cadangan, maka pada lab kali ini kita akan mencoba untuk menggunakan kedua link tersebut secara bersamaan.

Untuk itu kita akan menggunakan layout seperti di bawah ini :



Pada gambar diatas terlihat bahwa kedua jalur memiliki bandwith yang berbeda

Sebelum itu anda konfigurasi ip pada setiap router, seperti pada gambar di bawah ini :





Setelah itu anda buat tabel routing pada rb1 untuk setiap network, untuk network yang menuju ke 192.168.1.0/24 anda tambahkan gateway yang menuju 10.10.10.2 dua kali dan untuk yang menuju 20.20.20.2 anda tambahkan satu kali. Ini dikarenakan perbandingan bandwith 20Mb dan 10Mb.
Untuk contoh konfigurasi seperti pada gambar di bawah ini :


Setelah itu anda tambahkan juga tabel routing pada router lainnya seperti pada gambar di bawah ini :




Untuk mencoba apakah kedua jalur bisa dilewati untuk menuju 192.168.1.2 anda bisa coba dengan menggunakan traceroute dengan menambahkan parameter src-address seperti pada gambar di bawah ini :



Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Comments

Popular posts from this blog

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue Pada lab kali ini saya akan membahas tetang beberapa arti lambang pada simple queue. perlu anda ketahui  bahwa lambang berwarna pada simple queue memiliki arti. untuk mengetahuinya anda lihat di bawah ini : 1. Warna Merah, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sangat tinggi atau maximum. 2. Warna Kuning, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sedang atau setengah dari max limitnya. 3. Warna Hijau, warna ini berarti penggunaan bandwidth pada klient sangat sedikit ataupun dibawah setengah dari max limit yang diberikan. Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cara Sharing Printer pada Windows

Cara Sharing Printer pada Windows Assalamu 'alaikum wr. wb. pada kali ini saya akan membahas tentang sharing printer, ya untuk sharing printer hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah menyeting ip address pada setiap komputer yang akan anda gunakan untuk sharing. untuk setting ip anda lihat di bawah ini : Pertama-tama anda masuk ke  Control Panel  lalu klik  Network and Internet. Lalu anda klik  Network and Sharing Center . Setelah itu anda klik  Local Area Connection . Lalu klik  Properties. Lalu klik Internet  Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Selanjutnya anda klik  Use the following IP address.  lalu anda isikan ip seperti di bawah ini, untuk default gateway sebenarnya tidak anda isi juga tidak apa-apa karena cuma kita gunakan untuk sharing. Jika sudah selesai setting ipnya anda klik OK. Jika muncul seperti di bawah ini anda klik Lalu pada PC lainnya anda setting ipnya seperti di bawah ini,...

Pengertian Jumper dan Jenis-jenis Jumper

Pengertian Jumper Jenis atau tipe switch on/off yang bentuknya sederhana. Jumper ini umumnya berukuran kecil, merupakan konduktor eksternal, terbuat dari logam yang terbungkus plastik, yang bisa dilepas (dicabut) dan dipasang pada pin-pin tertentu yang ada pada motherboard. Jumper tersebut berfungsi untuk mengubungkan dua buah sirkuit (pada PCB) yang pada kondisi aslinya sengaja tidak dihubungkan jalurnya. Jenis-jenis Jumper  1. Jumper Clear CMOS   Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik). Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default. Jika kita melakukan setting yang salah ...