Skip to main content

Lab 95 Authentication OSPF

Lab 95 Authentication OSPF

Pada lab kali ini saya akan menjelaskan tentang Authentication pada OSPF mikrotik. OSPF memiliki fitur authentication, dimana ini digunakan supaya jika ada router OSPF lain yang terhubung dengan router anda, maka router tersebut harus melakukan authentikasi pada OSPF supaya mendapatkan OSPF packet.
Untuk konfgursi gunakanlah topologi seperti gambar diatas. kita asumsikan bahwa kedua router sudah dikonfigurasi OSP, dan kedua router sudah OSPF sudah saling berkomunikasi.


Sekarang coba anda konfigurasikan authentication OSPF pada R2 seperti berikut ini.
Keterangan konfigurasi :
  1. inerface=ether1 = interface ini adalah interface yang ingin anda tambahkan authentikasi
  2. authentication=md5 =authentication ini adalah metode authentikasi yand digunakan, sebenarnya ada dua mode yaitu md5 dan simple. saya menggunakan md5 lebih aman karena password akan dienkripsi.
  3. authentication-key=pasospf = authentication key ini adalah password yang digunakan.

Untuk melihat apakah OSPF authentication sudah berhasil dibuat anda bisa lihat pada OSPF interface seperti berikut ini

Pada gambar diatas terlihat bahwa pada ether1 telah terdapat authentication.

Selanjutnya ciba lihat tabel routing dan OSPF neighbor pada R1
 Pada gambar diatas terlihat bahwa pada OSPF R1 tidak terhubung dengan OSPF R2 ini dikarenakan interface R1 yang mengarah ke R2 belum dikonfigurasi authentication. Supaya R1 bisa terhubung dengan R2 tambahkan authentication pada R1 dengan mode dan pasword yag sama dengan R2


Setelah anda menambahkan authentikasi lihatlah table routing pada R1, jika table routing sudah bertambah berarti authentikasi sudah berhasil

Comments

Popular posts from this blog

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue Pada lab kali ini saya akan membahas tetang beberapa arti lambang pada simple queue. perlu anda ketahui  bahwa lambang berwarna pada simple queue memiliki arti. untuk mengetahuinya anda lihat di bawah ini : 1. Warna Merah, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sangat tinggi atau maximum. 2. Warna Kuning, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sedang atau setengah dari max limitnya. 3. Warna Hijau, warna ini berarti penggunaan bandwidth pada klient sangat sedikit ataupun dibawah setengah dari max limit yang diberikan. Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cara Sharing Printer pada Windows

Cara Sharing Printer pada Windows Assalamu 'alaikum wr. wb. pada kali ini saya akan membahas tentang sharing printer, ya untuk sharing printer hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah menyeting ip address pada setiap komputer yang akan anda gunakan untuk sharing. untuk setting ip anda lihat di bawah ini : Pertama-tama anda masuk ke  Control Panel  lalu klik  Network and Internet. Lalu anda klik  Network and Sharing Center . Setelah itu anda klik  Local Area Connection . Lalu klik  Properties. Lalu klik Internet  Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Selanjutnya anda klik  Use the following IP address.  lalu anda isikan ip seperti di bawah ini, untuk default gateway sebenarnya tidak anda isi juga tidak apa-apa karena cuma kita gunakan untuk sharing. Jika sudah selesai setting ipnya anda klik OK. Jika muncul seperti di bawah ini anda klik Lalu pada PC lainnya anda setting ipnya seperti di bawah ini,...

Pengertian Jumper dan Jenis-jenis Jumper

Pengertian Jumper Jenis atau tipe switch on/off yang bentuknya sederhana. Jumper ini umumnya berukuran kecil, merupakan konduktor eksternal, terbuat dari logam yang terbungkus plastik, yang bisa dilepas (dicabut) dan dipasang pada pin-pin tertentu yang ada pada motherboard. Jumper tersebut berfungsi untuk mengubungkan dua buah sirkuit (pada PCB) yang pada kondisi aslinya sengaja tidak dihubungkan jalurnya. Jenis-jenis Jumper  1. Jumper Clear CMOS   Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik). Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default. Jika kita melakukan setting yang salah ...