Skip to main content

Lab 97 Virtual Link OSPF

Lab 97 Virtual Link OSPF

Pada lab kali ini saya akan membahas tentang Virtual link OSPF. Pada OSPF saat kita membuat area yang berbeda area tersebut harus terhubung langsung dengan area backbone jika tidak maka router tersebut tidak akan mendapatkan table routing dari router OSPF yang lain.Untuk itulah diciptakan Virtual Link, jadi jika saat kita tidak bisa membat router langsung terhubung ke area backbone kita bisa menggunakan Virtual Link ini supaya router tetap mendapatkan table routing meskipun tidak terhubung dengan area backbone.
Topologi Jaringan

Kita asumsikan bahwa semua router sudah dikonfigurasikan OSPF, lalu kita coba untuk lakukan ping dari R4 ke R1.
Pada gambar diatas terlihat bahwa R4 tidak bisa ping ke R1, ini dikarenakan R3 tidak mendapatkan Tabel routing dari R2 meskipun R3 sudah mendapatkan neighbor. sepeti pada gambar dibawah ini


Untuk konfigurasi Virtual Link pertama tama kita harus mengubah router-id pada router seperti dibawah ini


Jika sudah tambahkan Virtual Link pada OSPF  seperti berikut :

Keterangan :
  • neighbor-id=(routre id  router lawan)
  • transit-area=(area yang digunakan oleh kedua router untuk saling terhubung)
Jika anda sudah menambahkan virtual link coba anda lihat table routing pada R3 apakah sudah bertambah atau belum.


Jika sudah lakukan pengujian dengan cara ping dari R4 ke R1 seperti berikut ini :

Comments

Popular posts from this blog

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue Pada lab kali ini saya akan membahas tetang beberapa arti lambang pada simple queue. perlu anda ketahui  bahwa lambang berwarna pada simple queue memiliki arti. untuk mengetahuinya anda lihat di bawah ini : 1. Warna Merah, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sangat tinggi atau maximum. 2. Warna Kuning, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sedang atau setengah dari max limitnya. 3. Warna Hijau, warna ini berarti penggunaan bandwidth pada klient sangat sedikit ataupun dibawah setengah dari max limit yang diberikan. Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cara Sharing Printer pada Windows

Cara Sharing Printer pada Windows Assalamu 'alaikum wr. wb. pada kali ini saya akan membahas tentang sharing printer, ya untuk sharing printer hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah menyeting ip address pada setiap komputer yang akan anda gunakan untuk sharing. untuk setting ip anda lihat di bawah ini : Pertama-tama anda masuk ke  Control Panel  lalu klik  Network and Internet. Lalu anda klik  Network and Sharing Center . Setelah itu anda klik  Local Area Connection . Lalu klik  Properties. Lalu klik Internet  Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Selanjutnya anda klik  Use the following IP address.  lalu anda isikan ip seperti di bawah ini, untuk default gateway sebenarnya tidak anda isi juga tidak apa-apa karena cuma kita gunakan untuk sharing. Jika sudah selesai setting ipnya anda klik OK. Jika muncul seperti di bawah ini anda klik Lalu pada PC lainnya anda setting ipnya seperti di bawah ini,...

Pengertian Jumper dan Jenis-jenis Jumper

Pengertian Jumper Jenis atau tipe switch on/off yang bentuknya sederhana. Jumper ini umumnya berukuran kecil, merupakan konduktor eksternal, terbuat dari logam yang terbungkus plastik, yang bisa dilepas (dicabut) dan dipasang pada pin-pin tertentu yang ada pada motherboard. Jumper tersebut berfungsi untuk mengubungkan dua buah sirkuit (pada PCB) yang pada kondisi aslinya sengaja tidak dihubungkan jalurnya. Jenis-jenis Jumper  1. Jumper Clear CMOS   Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik). Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default. Jika kita melakukan setting yang salah ...