Skip to main content

Lab 60 Blokir Website dengan Firewall Forward

Lab 60 Blokir Website dengan Firewall Forward

Pada lab kali ini saya akan membahas tentang blokir website dengan firewall forward. untuk blokir ini cara kerjanya adalah kita akan memblokir ip website yang akan dituju oleh client. karena firewall forward mengatur paket yang akan melewati router maka jika ada paket yang menuju ke ip website tersebut maka akan diblokir oleh firewall forward.
oke jika sudah tau cara kerjanya maka lanjut ke konfigurasinya di bawah ini :

karena yang akan kita blokir sebenarnya adalah ip website maka pertama-tama kita caritahu dulu ip website yang akan diblokir. dibahwah ini saya akan memblokir facebook. untuk melihat ip address anda bisa ketikkan di cmd nslookup facebook.com contoh untuk melihat ip facebook.com. Jika anda ingin memblokir website lain anda bisa cari ip website tersebut dan anda lakukan seperti langkah dibawah ini :


Jika sudah kita hanya perlu menambahkan firewall fillter forward.


kita tambahkan ip facebook tersebut ke dalam Dst. Address contoh seperti dibawah ini :


jika sudah kita tinggal pilih action yang kita inginkan karena kita akan blikir website maka saya pilih action drop, anda juga bisa menggunakan action reject.


jika anda sudah selesai membuat rulenya silahkan anda coba dan hasilnya facbook tidak bisa dibuka.


Sekian lab kali ini jika ada kurang lebihnya mohon maaf dan semoga yang sedikit ini bisa bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue Pada lab kali ini saya akan membahas tetang beberapa arti lambang pada simple queue. perlu anda ketahui  bahwa lambang berwarna pada simple queue memiliki arti. untuk mengetahuinya anda lihat di bawah ini : 1. Warna Merah, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sangat tinggi atau maximum. 2. Warna Kuning, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sedang atau setengah dari max limitnya. 3. Warna Hijau, warna ini berarti penggunaan bandwidth pada klient sangat sedikit ataupun dibawah setengah dari max limit yang diberikan. Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cara Sharing Printer pada Windows

Cara Sharing Printer pada Windows Assalamu 'alaikum wr. wb. pada kali ini saya akan membahas tentang sharing printer, ya untuk sharing printer hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah menyeting ip address pada setiap komputer yang akan anda gunakan untuk sharing. untuk setting ip anda lihat di bawah ini : Pertama-tama anda masuk ke  Control Panel  lalu klik  Network and Internet. Lalu anda klik  Network and Sharing Center . Setelah itu anda klik  Local Area Connection . Lalu klik  Properties. Lalu klik Internet  Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Selanjutnya anda klik  Use the following IP address.  lalu anda isikan ip seperti di bawah ini, untuk default gateway sebenarnya tidak anda isi juga tidak apa-apa karena cuma kita gunakan untuk sharing. Jika sudah selesai setting ipnya anda klik OK. Jika muncul seperti di bawah ini anda klik Lalu pada PC lainnya anda setting ipnya seperti di bawah ini,...

Pengertian Jumper dan Jenis-jenis Jumper

Pengertian Jumper Jenis atau tipe switch on/off yang bentuknya sederhana. Jumper ini umumnya berukuran kecil, merupakan konduktor eksternal, terbuat dari logam yang terbungkus plastik, yang bisa dilepas (dicabut) dan dipasang pada pin-pin tertentu yang ada pada motherboard. Jumper tersebut berfungsi untuk mengubungkan dua buah sirkuit (pada PCB) yang pada kondisi aslinya sengaja tidak dihubungkan jalurnya. Jenis-jenis Jumper  1. Jumper Clear CMOS   Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik). Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default. Jika kita melakukan setting yang salah ...