Skip to main content

Lab 69 Konfigurasi Simple Queue Burst

Lab 69 Konfigurasi Simple Queue Burst

Pada lab kali ini saya akan membahas tentang simple queue burst. Ini digunakan supaya akan ada waktunya dimana klient mendapatkan alokasi bandwidth melebihi dari max limitnya, dan ini berjalan dalam selang waktu beberapa detik tergantung burst yang anda konfigurasi. Sebelum membuat burstnya anda perlu memahami beberapa hal seperti dibawah ini :

  1. Burst-limit : ini adalah max bandwidth yang diterima klient saat burst dijalankan (Nilai Burst-limit harus lebih tinggi dibanding Max Limit.)
  2. Burst-Treeshold :ini adalah nilai standar yang menentukan kapan burst diberikan dan kapan burst dihentikan umumnya ini bernilai 3/4 dari nilai max limit.
  3. Burst Time : adalah periode yang digunakan untuk menghitung data rate akan tetapi ini bukanlah yang menentukan lamanya burst dijalankan.
Untuk menentukan lamanya burst kita dapat memakai rumus ini :
Lama burst=(Burst Thresholt : Burst Limit) * burst time 
Jika anda sudah mengetahui rumus untuk mengetahui lamanya burst dijalankan mari kita coba untuk membuat burstnya.
nilai yang akan kita gunakan adalah :
  • Max Limit = 512k
  • Burst Limit = 1M=1024k
  • Burst threshold = 384k
  • Burst Time = 24s
Sekarang mari kita coba hitung 
Lama burst = (384 : 1024) * 24
Lama burst = 9s
Jadi jika kita membuat Burst threshold 384, Burst limit 1024/1M, dan burst time 24s maka burst akan berjalan selama 9s.


Jika sudah selesai membuat burstnya mari kita coba test kecepatan bandwidtnya dan selama beberapa detik kecepatan bandwidth akan naik melebihi max limit.


Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Comments

Popular posts from this blog

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue

Lab 68 Arti Lambang Simple Queue Pada lab kali ini saya akan membahas tetang beberapa arti lambang pada simple queue. perlu anda ketahui  bahwa lambang berwarna pada simple queue memiliki arti. untuk mengetahuinya anda lihat di bawah ini : 1. Warna Merah, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sangat tinggi atau maximum. 2. Warna Kuning, warna ini berarti bahwa penggunaan bandwidth pada klient sedang atau setengah dari max limitnya. 3. Warna Hijau, warna ini berarti penggunaan bandwidth pada klient sangat sedikit ataupun dibawah setengah dari max limit yang diberikan. Sekian lab kali ini semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat jika ada kurang lebihnya saya mohon maaf sekian trimakasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cara Sharing Printer pada Windows

Cara Sharing Printer pada Windows Assalamu 'alaikum wr. wb. pada kali ini saya akan membahas tentang sharing printer, ya untuk sharing printer hal yang pertama kali harus kita lakukan adalah menyeting ip address pada setiap komputer yang akan anda gunakan untuk sharing. untuk setting ip anda lihat di bawah ini : Pertama-tama anda masuk ke  Control Panel  lalu klik  Network and Internet. Lalu anda klik  Network and Sharing Center . Setelah itu anda klik  Local Area Connection . Lalu klik  Properties. Lalu klik Internet  Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Selanjutnya anda klik  Use the following IP address.  lalu anda isikan ip seperti di bawah ini, untuk default gateway sebenarnya tidak anda isi juga tidak apa-apa karena cuma kita gunakan untuk sharing. Jika sudah selesai setting ipnya anda klik OK. Jika muncul seperti di bawah ini anda klik Lalu pada PC lainnya anda setting ipnya seperti di bawah ini,...

Pengertian Jumper dan Jenis-jenis Jumper

Pengertian Jumper Jenis atau tipe switch on/off yang bentuknya sederhana. Jumper ini umumnya berukuran kecil, merupakan konduktor eksternal, terbuat dari logam yang terbungkus plastik, yang bisa dilepas (dicabut) dan dipasang pada pin-pin tertentu yang ada pada motherboard. Jumper tersebut berfungsi untuk mengubungkan dua buah sirkuit (pada PCB) yang pada kondisi aslinya sengaja tidak dihubungkan jalurnya. Jenis-jenis Jumper  1. Jumper Clear CMOS   Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik). Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default. Jika kita melakukan setting yang salah ...